Showing posts with label life at jakarta. Show all posts
Showing posts with label life at jakarta. Show all posts

Thursday, November 20, 2008

Jakarta November 2008

Bulan Oktober, sibuk banget di kantor. Kami berdua (Kriwil dan gue), betul2 overwhelmed. Kebetulan, gue sedang di 'helpdesk'kan karna nanggung kalo diassign ke project. Dan culunnya, Group company gue, dikontrak sama perusahaaannya Kriwil untuk handle Helpdesk buat user dari level 0. Thus, jadilah gue dan Kriw ngurusin hal yang sama dooohhhhhhh....Anyway, yah what needs to be done, let's do it.

Secara bulan Januari 09, akan mulai cuti panjang, kami berencana untuk pulang kampung akhir tahun ini. Sayangnya gak bisa pas Natalan dan Tahun Baru, karena waktu2 itu gue dah gak boleh terbang lagi dulu sementara. Awalnya, mau manfaatin long weekend Deepavali 27 October, plus ditambah ambil cuti tahunan. Tapi, kami berdua gak bisa cuti pas October. Jadinya, kami cuti di minggu kedua november deh, berangkat Jumat 7 November malam, dan balik Singapur 16 sore.

Di Cengkareng di jemput bokap gue, langsung ke Bogor. Sabtu, kami jalan2 ke kota Bogor buat cari makanan, liat kebun cabe bokap gue, and anterin turis dari Jogja yang belum pernah ke Taman Sa
fari Indonesia hihih. Malemnya, makan di restoran Sunda, daerah Cipayung, maaap gue lupa namanya..tapi enuwaaaaaaaak hiahiahia....nikmatnya makanan indonesiah..tak ada duanyaaah.

Hari Minggu, berangkat pagi2 ke Jakarta, ke rumah Kudus terus ke gereja jam 9. Abis gereja, kami langsung ke tempat belanjah favorit di Mal Ambasador tentunyaaaaahhhh......, dan Kriw beli lensa agaaaaiinn......ampoon.

Malem, gue dan Kriw ke PRJ Kemayoran untuk liat Japan Expo, baca ceritanya di SINI. Kebetulan Jimmy, sohibnya Kriw, lagi tugas disana so sekalian kita nemuin dia deh. Eh malemnya, kok Kri
wil jadi panas demam.

Senin, banayk urusan yang musti diselesaikan, ya
urusan bank2 dan administrasi lainnya. Siang kita pulang, en Kriwil bobok, demam dan panas tinggi dia. Wadddooh, besok pagi banget dia kan pulang kampung ke Jogja.
Gue cekokin obat dan antibiotik deh, dan dia bobok sharian. Lumay
an, pas malem udah agak mending. Selasa subuh, gue ma si Biji anterin Kriwil ke airport. Ya dan Kriwil sampe rumah Jogja dengan selamat, dan sepanjang hari itu gue spend sama Cipih di ITC Kuningan buat blanja2 keperluan Pumpkin hihih. Rabu dan Kamis, masih dilanjtu terus belanja2, ketemu teman2, nikmatin bagus dan mewahnya mall2 di Jkt.

Jumat malem, jemput Kriwil di Gambir, sebelumnya kongkow2 lagi dulu ama Cipih di Penang Bistro. Thank God, Kriwil dah baek, walau belum 100% fit. Makan dulu di Bumbu Desa di Cikini, nyari martabak buat Engkong, eh tutup. Ya udah, kami pulang,sampai rumah ya ngobrol2 sama Engkong.

Sabtunya, jalan2 sama Kriwil dan Biji ke salon, nemuin Mas Tomo buat potong rambut. Jalan2 ke Plaza Senayan, mampir ke JPC Kemang. Kriwil nyari sparepart Tripod, eh takada. Ya sudah, kami pulang rumah, hujan lebat banget. Setelah istriahat bentar, Biji mau traktir makan...hihi so meluncur lah kita ke Plaza Semanggi, mayan ditraktir Pizza Hut haihaihai.
...

















Minggu, ka
mi sudah packing2 dan siangnya sudah harus ke Cengkareng.........hikss, sedih....bakalan agak lama nih baru bisa pulang kampung lagi.....uuh jadi kangen ma Happy.

Wednesday, October 17, 2007

the bliss of lebaran at jakarta

Traffic Jam is a part of every Jakarta and suburbs residents daily routine.
Early before sunrise, some people have to leave their house to reach their workplace on time.
And they reach home late at night. All because of the traffic jam. It's been a chronic problem over the years. No significant improvement and efforts done by Jakarta's state government to relieve this problem. Even, the 'BUSWAY' project corridor 9 and 10 which has just started worsen the traffic jam. While the purpose of having Busway in Jakarta as public mass transportation to reduce personal car usage. Yet, i think those who own private vehicles still prefer to use their own instead of commuting with public transportation. From security issues, comfort, and other personal reasons that discourage people to use public transportation in Jakarta.

As for myself, i am lucky for living at central Jakarta. I don't know for how much longer though :> well, i suppose sooner or later heavy traffic and long hours on the road will be my daily issues as well.

There is one period to enjoy Jakarta's roads though. It is on the Lebaran holiday, where nearly 60% of Jakarta's residents are going back to their home town to celebrate Idul Fitri.
Which is for year 2007 is NOW!!!!!!!! From 12-19 October 2007 is declared as 'Cuti Bersama' or 'Mass Leave' a very long extended holiday.

Today, i have start working again and it's a bliss where i can reach office in 15 minutes.
And earlier days, it's really a bliss to drive in Jakarta.

I wonder when will Jakarta be traffic free........

Maybe the new elected governor of Jakarta can do something significant to ease and improve quality of life in this beloved town.